Senin, 26 Mei 2014

Pengertian Komunikasi Dalam Bisnis

A.   Komunikasi Secara Umum         
Komunikasi secara umum adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dengan menggunakan lambang-lambang baik verbal maupun non verbal dengan menggunakan media dan bertujuan melakukan
perubahan prilaku, tujuannya yaitu mengubah sesuatu kondisi yang kurang baik menjadi baik. Adapun pengertian komunikasi menurut para ahli:
v  PALO ALTO
Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi.
v  HIMSTREET & BATY
Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan
v  BOVEE
Komunikasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan
v  LASWELL
Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa
v  CARL I. HOVLAND
Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain
v  THEODORSON & THEDORSON
Komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol
v  EDWIN EMERY
Komunikasi adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain
v  DELTON E, Mc FARLAND
Komunikasi adalah suatu proses interaksi yang mempunyai arti antara sesama manusia
v  WILLIAM ALBIG
Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan.
v  CHARLES H. COOLEY
Komuniksi berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu
v  WINNET
Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut
v  KARFRIED KNAPP
Komunikasi merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan sistem simbol linguistik, seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung / tatap muka atau melalui media lain (tulisan, oral, dan visual)

B.Pengertian Komunikasi Bisnis
Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol - simbol atau sinyal . Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
  • Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
  • Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lbih yakni komunikator dan komunikan.
  • Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya .
  • Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
  • Meggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
  • Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.
Definisi Komunikasi Bisnis menurut Wikipedia bahasa Indonesia menjelaskan bahwa Komunikasi Bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memeiliki tujuan tertentu yang disajikan personal maupun impersonal melalui symbolsimbol atau sinyal. Referensi dari Rosenblatt, S. Bernard.Communication in Business. Prentice Hall, Inc. Engelwood Cliffs, NJ (1985)
Definisi Komunikasi Bisnis menurut Katz (1994:4) yaitu Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil.
Definisi yang dikemukakan oleh Persing (1981:108) yaitu Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambang - lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan.
Definisi Komunikasi Bisnis menurut Rosenbalt (1982:7) yaitu Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan. “Business Communication are purposive interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like, presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals of the organizations”.

Ø Tujuan Komunikasi bisnis
Secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis, yaiitu member informasi (informing), melakukan persuasi (persuading), dan melakukan kolaborasi (collaborating) dengan audiens.
Mari kita jelaskan secara mendetail dari tujuan komunikasi bisnis tersebut
a. Memberi informasi (informing)
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain. Sebagai contoh, seorang pimpinan suatu perusahaan membutuhkan beberapa pegawai baru yang akan ditempatkan sebagai staf administrasi di kantor-kantor cabang yang ada.
Untuk memperoleh pegawai yang diharapkan, ia dapat memasang iklan lowongan kerja melalui media surat kabar, majalah, radio, dan internet. Masing-masing media informasi tersebut tentu saja mempunyai kelebihan dan kekurangan satu sama lain. Jadi tergantung manajer untuk memilih media mana yang akan dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan internal yang dimiliki oleh perusahaan.
b. Melakukan persuasi (persuading)
Tujuan kedua dari sebuah komunikasi bisnis adalah melakukan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami oleh audiens dengan baik dan benar. Hal ini sering dilakukan terutama yang berkaitan dengan negoisasi antara seseorang dengan orang laian dalam bisnis. Untuk dapat memperoleh hasil yang optimal dalam bernegosiasi, setiap pihak perlu memahami prinsip win-win solution.
c. Melakukan kolaborasi (collaborating) dengan audiens
Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi atau kerjasama bisnis antara seseorang dengan orang lain. Melalui jalinan komunikasi bisnis, seseorang dapat dengan mudah melakukan kerjasama bisnis baik antara perusahaan dosmetik maupun dengan perusahaan asing. Saat ini kerjasama antar perusahaan di berbagai belahan dunia relative mudah dilakukan seiring dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dewasa ini. Seseorang dapat menggunakan beberapa media telekomunikasi yang ada seperti telepon biasa, faksmili, telepon genggam, internet, email dan telekomferensi. Teknologi komunikasi tersebut sangat penting artinya dalam memperat kerjasama dalam dunia bisnis.

Ø    Fungsi Komunikasi Bisnis
Fungsi internal dan external komunikasi bisnis secara umum :
  1. Menginformasikan (to inform)
  2. Membujuk (to persuade)
  3. Mempromosikan (to promote goodwill) Komunikasi Bisnis Internal : atasan, bawahan dan rekan kerja Fungsi : Mengeluarkan dan menjelaskan peraturan/prosedur Menginformasikan progres perusahaan Mendorong pegawai melakukan perbaikan Evaluasi, memberi penghargaan dan menegur pegawai Komunikasi Bisnis External Eksternal : konsumen, suplier, pemerintah, dan publik Fungsi : Membujuk konsumen membeli produk Menjelaskan produk atau layanan Mengklarifikasi spesifikasi yang dibutuhkan Mempromosikan image positif perusahaan Memberikan kredit dan menagih piutang Bentuk Komunikasi Bisnis Komunikasi tertulis : Pengumuman, memo, e-mail, surat, laporan, proposal dll. Keuntungan : Catatan permanen Pesan yang terencana Ekonomis Distrubusi lebih mudah.
Bentuk Komunikasi Bisnis Komunikasi lisan : Pembicaraan, telepon, wawancara, rapat, konfrensi Keuntungan : Feedback langsung Bisa menangkap nonverbal Mudah Saluran Komunikasi Komunikasi formal : mengikuti garis hirarki atau jabatan Tiga arah komunikasi formal : Downward : dari pengambil keputusan ke karyawan; Contoh : Kebijakan, rencana, strategi, instruksi dan prosedur Upward : dari pekerja kepada pimpinan; Contoh : laporan kerja, dan usulan perbaikan Horizontal : sesama karyawan/level yang sama; Contoh : Meeting, e-mail, dan memo Saluran Komunikasi Komunikasi informal (grapevine) : berdasarkan hubungan sosial karyawan sering bersosialisasi saat makan siang, istirahat atau pulang kantor. bila banyak informasi yang beredar melalui informal artinya komunikasi formal tidak efektif Keuntungan : informasinya lebih cepat dan efektif bisa mengekspresikan pendapat tanpa ragu-ragu Hambatan Komunikasi Bisnis Iklim komunikasi tertutup, karyawan sedikit mengetahui tentang perusahaan, informasi dikuasasi oleh pemimpin.
Struktur organisasi yang besar dan berjenjang, distorsi, penyampaian tertunda, persepsi berbeda.
Filtering, pesan dirubah, diperpendek atau diperpanjang. Hambatan Komunikasi Bisnis Tidak percaya, merasa diperdaya, dimanipulasi atau diperlakukan dengan tidak adil. Rivalitas antar karyawan, saling merahasiakan informasi yang bisa menguntungkan orang lain.
Status dan power.
Mengatasi Hambatan Komunikasi Bisnis Mendorong iklim komunikasi terbuka, mendorong masukan dan feedback dari karyawan Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat Mempromosikan komunikasi horisontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide. Membuat pusat isu, karyawan bisa mengkonfirmasi isu yang berkembang Membuat saluran formal seperti newsletter untuk memuat berita/informasi perusahaan
Macam-Macam Komunikasi Bisnis
1.      Komunikasi Lisan.
·         Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana ke dua belah pihak dapat bertatap muka.
·         Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak.
2.      Komunikasi Tertulis.
·         Yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan yang beritanya singkat. Jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud tertentu.
·         Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek
·         Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
·         Gambar dan foto, Karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
·         Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada orang banyak.
Dalam berkomunikasi secara tertulis, sebaiknya dipertimbagkan maksud dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Dan perlu juga resiko dari komunikasi tertulis tersebut aman dan mudah dimengerti.

Ø  MODEL KOMUNIKASI BISNIS SECARA UMUM


Pengirim Pesan




Dengan
Media


Melalui Berbagai Gangguan


Menyampaikan Pesan
 



                                                                                                  




Pesan Diterima Penerima pesan






Menyampaikan Pesan
 


                                                                                       


Ø  PENJELASAN
Pengirim pesan biasa disebut dengan komunikator disini ia berfungsi sebagai pembawa infomasi yang akan disampaikan kepada penerima komunikasi  atau komunikan. Kemudian dilakukan proses penyampaian pesan dengan menggunakan lembaga-lembaga verbal, maknanya secara kultur disepakati bersama. Bentuk komunikasi ini terbagi 2, yakni (1) komunikasi lisan (oral), dan (2) komunikasi tulisan. Perbedaan di antara kedua bentuk komunikasi itu terletak dalam cara penyampaian pesannya. Komunikasi lisan pesannya disampaikan secara oral atau lisan dan komunikasi tertulis pesannya disampaikan secara tertulis. Komunikasi lisan biasanya menggunakan komunikasi nonverbal yang pesannya tidak disampaikan secara verbal tapi menggunakan bahasa tubuh proxemic, kronemiks, dan suara ketika menyatakan pesan. Sedangkan komunikasi tulisan biasanyan menggunakan alat bantu media seperti media cetak ataupun media elektronik. Penyampaian pesan melalui media elektronik biasanya mengalami berbagai gangguan, misalnya komunikator yang menyampaikan pesan kepada kominikan melalui telpon genggam biasanya informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan apa yang dimaksud yang diakibatkan karena adanya gangguan signal. Setelah pesan yang disampaikan oleh komunikator telah diterima komunikan, dilakukan pengumpulan informasi.Adapun informasi yang kita kumpulkan dan tafsirkan itu dituangkan dalam bentuk tertulis berupa laporan. Bentuk laporannya dapat berupa laporan informasional yang hanya menyampaikan fakta dan data atau laporan analitik yang menganalisis, memberikan kesimpulan dan rekomendasi tindakan(respon). Jadi para komunikan akan memberikan respon atas informasi yang telah diterima kepada komunikator.

Ø Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi


                     Supporting
Coaching


Tinggi

                                           
Tingkat
Komunikasi
Dengan Staf


                          Delegating


                                                  Directing
 




Rendah
     Rendah                                                                                          Tinggi 
Pengarahan Dengan Staf

Penjelasan;
·         Supporting adalah gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasinya dengan staf tinggi namun pengarahan dengan stafnya rendah,
·         Delegating adalah gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasi dengan staf rendah begitu pula pengaruh dengan stafnya rendah.
·         Coaching adalah gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasi dengan stafnya tinggi begitu pula dengan pengaruhnya terhadap staf.
·         Directing adalah gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasinya dengan staf rendah namun pengaruh dengan stafnya tinggi.

        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar