A. Komunikasi
Secara Umum
Komunikasi secara umum
adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dengan
menggunakan lambang-lambang baik verbal maupun non verbal dengan menggunakan
media dan bertujuan melakukan
perubahan prilaku, tujuannya yaitu mengubah sesuatu kondisi yang kurang baik menjadi baik. Adapun pengertian komunikasi menurut para ahli:
perubahan prilaku, tujuannya yaitu mengubah sesuatu kondisi yang kurang baik menjadi baik. Adapun pengertian komunikasi menurut para ahli:
v PALO ALTO
Ketika
dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena
mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak
dapat tidak berkomunikasi.
v HIMSTREET & BATY
Komunikasi
adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem
yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku
atau tindakan
v BOVEE
Komunikasi
adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan
v LASWELL
Komunikasi
adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada
siapa dengan efek apa
v CARL I. HOVLAND
Komunikasi
adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan
biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk
mengubah tingkah laku orang lain
v THEODORSON & THEDORSON
Komunikasi
adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang
kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol
v EDWIN EMERY
Komunikasi
adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain
v DELTON E, Mc FARLAND
Komunikasi
adalah suatu proses interaksi yang mempunyai arti antara sesama manusia
v WILLIAM ALBIG
Komunikasi
adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak
mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk
perilaku manusia dan adat kebiasaan.
v CHARLES H. COOLEY
Komuniksi
berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan
simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu
v WINNET
Komunikasi
merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses
tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang
memudahkan peralihan maksud tersebut
v KARFRIED KNAPP
Komunikasi
merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan sistem simbol linguistik,
seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat
disosialisasikan secara langsung / tatap muka atau melalui media lain (tulisan,
oral, dan visual)
B.Pengertian
Komunikasi Bisnis
Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan,
pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan
secara personal atau impersonal melalui simbol - simbol atau sinyal . Dalam komunikasi
bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
- Memiliki tujuan, artinya
komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
sejalan dengan tujuan organisasi.
- Pertukaran, dalam hal ini
melibatkan paling tidak dua orang atau lbih yakni komunikator dan komunikan.
- Gagasan, opini, informasi,
instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung
tujuan, situasi, dan kondisinya .
- Menggunakan saluran personal
atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media
tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
- Meggunakan simbol atau sinyal
yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh
penerima untuk menyampaikan pesan.
- Pencapaian tujuan organisasi:
salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal
dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh
manajemen.
Definisi Komunikasi Bisnis menurut Wikipedia bahasa Indonesia menjelaskan bahwa
Komunikasi Bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi
yang memeiliki tujuan tertentu yang disajikan personal maupun impersonal
melalui symbolsimbol atau sinyal. Referensi dari Rosenblatt, S.
Bernard.Communication in Business. Prentice Hall, Inc. Engelwood Cliffs, NJ
(1985)
Definisi Komunikasi Bisnis menurut Katz (1994:4) yaitu Komunikasi Bisnis adalah
adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian
serangkaian tujuan komersil.
Definisi yang dikemukakan oleh Persing (1981:108) yaitu Komunikasi Bisnis adalah proses
penyampaian arti melalui lambang - lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur
yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam
bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu
organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan
memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan.
Definisi Komunikasi Bisnis menurut Rosenbalt (1982:7) yaitu Komunikasi Bisnis adalah
pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan
baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk
mencapai tujuan-tujuan perusahaan. “Business Communication are purposive
interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like,
presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals
of the organizations”.
Ø Tujuan Komunikasi bisnis
Secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis, yaiitu
member informasi (informing), melakukan persuasi (persuading), dan melakukan
kolaborasi (collaborating) dengan audiens.
Mari
kita jelaskan secara mendetail dari tujuan komunikasi bisnis tersebut
a. Memberi informasi (informing)
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan
informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain. Sebagai contoh,
seorang pimpinan suatu perusahaan membutuhkan beberapa pegawai baru yang akan
ditempatkan sebagai staf administrasi di kantor-kantor cabang yang ada.
Untuk memperoleh pegawai yang diharapkan, ia dapat memasang
iklan lowongan kerja melalui media surat kabar, majalah, radio, dan internet.
Masing-masing media informasi tersebut tentu saja mempunyai kelebihan dan
kekurangan satu sama lain. Jadi tergantung manajer untuk memilih media mana
yang akan dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan internal yang dimiliki oleh
perusahaan.
b. Melakukan persuasi (persuading)
Tujuan kedua dari sebuah komunikasi bisnis adalah melakukan
persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami oleh
audiens dengan baik dan benar. Hal ini sering dilakukan terutama yang berkaitan
dengan negoisasi antara seseorang dengan orang laian dalam bisnis. Untuk dapat
memperoleh hasil yang optimal dalam bernegosiasi, setiap pihak perlu memahami
prinsip win-win solution.
c. Melakukan kolaborasi (collaborating) dengan audiens
Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan
kolaborasi atau kerjasama bisnis antara seseorang dengan orang lain. Melalui
jalinan komunikasi bisnis, seseorang dapat dengan mudah melakukan kerjasama
bisnis baik antara perusahaan dosmetik maupun dengan perusahaan asing. Saat ini
kerjasama antar perusahaan di berbagai belahan dunia relative mudah dilakukan
seiring dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dewasa ini.
Seseorang dapat menggunakan beberapa media telekomunikasi yang ada seperti
telepon biasa, faksmili, telepon genggam, internet, email dan telekomferensi.
Teknologi komunikasi tersebut sangat penting artinya dalam memperat kerjasama
dalam dunia bisnis.
Ø
Fungsi
Komunikasi Bisnis
Fungsi
internal dan external komunikasi bisnis secara umum :
- Menginformasikan (to inform)
- Membujuk (to persuade)
- Mempromosikan (to promote goodwill)
Komunikasi Bisnis Internal : atasan, bawahan dan rekan kerja Fungsi :
Mengeluarkan dan menjelaskan peraturan/prosedur Menginformasikan progres
perusahaan Mendorong pegawai melakukan perbaikan Evaluasi, memberi
penghargaan dan menegur pegawai Komunikasi Bisnis External Eksternal : konsumen,
suplier, pemerintah, dan publik Fungsi : Membujuk konsumen membeli produk
Menjelaskan produk atau layanan Mengklarifikasi spesifikasi yang
dibutuhkan Mempromosikan image positif perusahaan Memberikan kredit dan
menagih piutang Bentuk Komunikasi Bisnis Komunikasi tertulis : Pengumuman,
memo, e-mail, surat, laporan, proposal dll. Keuntungan : Catatan permanen
Pesan yang terencana Ekonomis Distrubusi lebih mudah.
Bentuk Komunikasi Bisnis Komunikasi lisan : Pembicaraan,
telepon, wawancara, rapat, konfrensi Keuntungan : Feedback langsung Bisa
menangkap nonverbal Mudah Saluran Komunikasi Komunikasi formal : mengikuti
garis hirarki atau jabatan Tiga arah komunikasi formal : Downward : dari
pengambil keputusan ke karyawan; Contoh : Kebijakan, rencana, strategi,
instruksi dan prosedur Upward : dari pekerja kepada pimpinan; Contoh : laporan
kerja, dan usulan perbaikan Horizontal : sesama karyawan/level yang sama;
Contoh : Meeting, e-mail, dan memo Saluran Komunikasi Komunikasi informal
(grapevine) : berdasarkan hubungan sosial karyawan sering bersosialisasi saat
makan siang, istirahat atau pulang kantor. bila banyak informasi yang beredar
melalui informal artinya komunikasi formal tidak efektif Keuntungan :
informasinya lebih cepat dan efektif bisa mengekspresikan pendapat tanpa
ragu-ragu Hambatan Komunikasi Bisnis Iklim komunikasi tertutup, karyawan
sedikit mengetahui tentang perusahaan, informasi dikuasasi oleh pemimpin.
Struktur
organisasi yang besar dan berjenjang, distorsi, penyampaian tertunda, persepsi
berbeda.
Filtering, pesan dirubah, diperpendek atau diperpanjang.
Hambatan Komunikasi Bisnis Tidak percaya, merasa diperdaya, dimanipulasi atau
diperlakukan dengan tidak adil. Rivalitas antar karyawan, saling merahasiakan
informasi yang bisa menguntungkan orang lain.
Status
dan power.
Mengatasi Hambatan Komunikasi Bisnis Mendorong iklim
komunikasi terbuka, mendorong masukan dan feedback dari karyawan
Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat
Mempromosikan komunikasi horisontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide.
Membuat pusat isu, karyawan bisa mengkonfirmasi isu yang berkembang Membuat
saluran formal seperti newsletter untuk memuat berita/informasi perusahaan
Macam-Macam
Komunikasi Bisnis
1. Komunikasi Lisan.
·
Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak,
dimana ke dua belah pihak dapat bertatap muka.
·
Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh
jarak.
2.
Komunikasi Tertulis.
·
Yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk
menyampaikan yang beritanya singkat. Jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis
dengan maksud tertentu.
·
Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita
yang bersifat komplek
·
Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita
dalam suatu daftar.
·
Gambar dan foto, Karena tidak dapat dilukiskan dengan
kata-kata atau kalimat.
·
Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan
informasi kepada orang banyak.
Dalam berkomunikasi secara tertulis, sebaiknya
dipertimbagkan maksud dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Dan perlu juga
resiko dari komunikasi tertulis tersebut aman dan mudah dimengerti.
Ø MODEL KOMUNIKASI BISNIS SECARA UMUM
|
Pengirim
Pesan
|
|
Dengan
Media
|
|
Melalui Berbagai Gangguan
|
|
Menyampaikan Pesan
|
|
Pesan Diterima Penerima pesan
|
|
Menyampaikan Pesan
|
Ø PENJELASAN
Pengirim pesan biasa disebut dengan komunikator disini ia berfungsi sebagai pembawa
infomasi yang akan disampaikan kepada penerima komunikasi atau komunikan. Kemudian dilakukan proses penyampaian pesan dengan menggunakan lembaga-lembaga verbal,
maknanya secara kultur disepakati bersama. Bentuk komunikasi ini terbagi 2,
yakni (1) komunikasi lisan (oral), dan (2) komunikasi tulisan. Perbedaan di
antara kedua bentuk komunikasi itu terletak dalam cara penyampaian pesannya.
Komunikasi lisan pesannya disampaikan secara oral atau lisan dan komunikasi
tertulis pesannya disampaikan secara tertulis. Komunikasi lisan biasanya
menggunakan komunikasi nonverbal yang pesannya tidak disampaikan secara
verbal tapi menggunakan bahasa tubuh proxemic, kronemiks, dan suara ketika
menyatakan pesan. Sedangkan komunikasi tulisan biasanyan menggunakan alat bantu
media seperti media cetak ataupun media elektronik. Penyampaian
pesan melalui media elektronik biasanya mengalami berbagai gangguan,
misalnya komunikator yang menyampaikan pesan kepada kominikan melalui telpon
genggam biasanya informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan apa yang
dimaksud yang diakibatkan karena adanya gangguan signal. Setelah pesan yang
disampaikan oleh komunikator telah diterima komunikan, dilakukan
pengumpulan informasi.Adapun informasi yang kita kumpulkan dan tafsirkan itu
dituangkan dalam bentuk tertulis berupa laporan. Bentuk laporannya dapat berupa
laporan informasional yang hanya menyampaikan fakta dan data atau laporan
analitik yang menganalisis, memberikan kesimpulan dan rekomendasi
tindakan(respon). Jadi para komunikan akan memberikan respon atas
informasi yang telah diterima kepada komunikator.
Ø Gaya
Kepemimpinan dan Komunikasi
|
Supporting
|
Coaching
Tinggi
|
|
Komunikasi
Dengan
Staf
|
Delegating
|
|
Directing
|
Rendah
Pengarahan
Dengan Staf
Penjelasan;
·
Supporting
adalah
gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasinya dengan staf tinggi namun
pengarahan dengan stafnya rendah,
·
Delegating
adalah
gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasi dengan staf rendah begitu pula
pengaruh dengan stafnya rendah.
·
Coaching
adalah
gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasi dengan stafnya tinggi begitu pula
dengan pengaruhnya terhadap staf.
·
Directing
adalah
gaya kepemimpinan yang tingkat komunikasinya dengan staf rendah namun pengaruh
dengan stafnya tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar